Angka Pernikahan Nasional Tercatat Naik di Tahun 2025
Data SIMKAH Kementerian Agama mencatat kenaikan angka pernikahan nasional sepanjang 2025, menandai berhentinya tren penurunan sejak 2022.
Baca Selengkapnya →Dari Pengantin Berwakaf Pohon hingga Majelis Taklim Peduli Bumi, ini Program Bimas Islam dalam Pelestarian Lingkungan
Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad memaparkan lima program ekoteologi Islam Kemenag, mencakup wakaf pohon, masjid ramah lingkungan, dan KUA hijau.
Baca Selengkapnya →Kemenag dan Kemendagri Kerja Sama Perkuat Sinkronisasi Data Pernikahan
Kemenag dan Kemendagri memperkuat integrasi data pencatatan pernikahan melalui PKS pemanfaatan data kependudukan untuk layanan publik yang akurat.
Baca Selengkapnya →Kisah Penghulu Pulau Terluar Madina, Sebrangi Laut Demi Layanan Pernikahan Warga
Pengabdian Penghulu KUA Batahan yang menempuh sungai dan laut demi pencatatan nikah di Pulau Tamang menunjukkan kehadiran negara di wilayah terluar.
Baca Selengkapnya →KUA Didorong Perluas Peran, Termasuk Layanan Wakaf
Angka pernikahan nasional turun 2,3 pada 2025. KUA diminta adaptif dengan mengoptimalkan layanan wakaf produktif dan digital untuk umat.
Baca Selengkapnya →Bimas Islam: Pencatatan Nikah Membaik, Catin Terbimbing Naik 83 Persen
Bimas Islam menekan penurunan pencatatan nikah dari minus 7,5 menjadi 2,8 melalui penguatan layanan KUA dan peningkatan bimbingan perkawinan.
Baca Selengkapnya →Dari Peran Wali Hakim sampai Mediasi Sosial, Menag Paparkan Peran Sentral KUA di Masyarakat
Menag Nasaruddin Umar menegaskan KUA memiliki peran teologis, sosial, dan kenegaraan yang vital dalam akad nikah dan kehidupan masyarakat.
Baca Selengkapnya →Dari Wakaf Catin hingga Sighat Mubadalah, Kemenag Rumuskan 5 Isu Strategis Transformasi KUA
Kemenag membahas lima isu strategis dalam transformasi layanan KUA 2025, mulai dari integrasi pencatatan, legalitas buku nikah, hingga penguatan ketahanan keluarga.
Baca Selengkapnya →Bimbingan Perkawinan Kemenag Jangkau 1,24 Juta Calon Pengantin Sepanjang 2025
Sepanjang 2025, peserta bimbingan perkawinan mencapai 1,24 juta orang, mencerminkan tingginya minat pembinaan pranikah dan transformasi layanan KUA.
Baca Selengkapnya →
